Suatu ketika Live bareng Krida Teknologue....


 

Saat membaca sebuah pengumuman acara LIVE IG yg diselenggarakan oleh Smartfren Community, ada posisi terbuka untuk menjadi Host. Dan saat itu, sebagai narasumber adalah Bang Krida dari channel Youtube - Teknologue. Dan tanpa pikir panjang, saya ajukan diri sebagai host pada acara tersebut.  

Latar belakang saya mengajukan diri adalah, saya sudah pernah bertatap muka dengan Bang Krida sebelumnya, ketika ada peluncuran sebuah produk ponsel dari sebuah vendor yang kini vendor tersebut seakan menghilang, bersama seorang Community Development dari Smartfren, Mas Kadi, kita ngopi bareng di sebuah cafe tradisional alias warkop di luar gedung tempat peluncuran produknya. 

Selain itu, karena salah satu passion saya adalah teknologi, maka seperti sebuah kegairahan tesendiri untuk bertemu secara virtual dengan sosok youtuber yang saya tahu,  dia awali dari nol. Mulai dari giveaway receh hingga giveaway yang cukup besar. Tetapi hingga saat ini, dia jarang memberikan giveaway lagi. Mungkin dia ingin mengajarkan sesuatu kepada kita bahwa, ketika menjadi subscriber, cintai hasil karyanya bukan giveaway-nya.  

Sebelum hari -H, saya mulai berkontak dengan Bang Krida, sebagai sebuah persiapan untuk menanyakan materi yg akan disampaikan, dan judulnya sangat menarik buat saya yaitu :

10 Smartphone spek hebat, harga hemat

Saat memulai Live IG itu, saya alami sedikit "grogi" ditandai dengan kesalahan berbicara dan penundaan penutupan kalimat. Karena tiba-tiba saya kehilangan tulisan yg saya baca karena terjatuh. Tetapi selanjutnya saya berusaha memandu acara Live tersebut dengan sebaik-baiknya.

Ketika saya ingin mengundang narasumber, ada satu jargon yang menjadi ciri khas pembuka pada channel Youtubenya, dan kalimat tersebut saya ucapkan sebagai pembuka Live IG. Jargonnya adalah : 

"Halo Sobat Tekno, apa kabar hari ini? Semoga selalu sehat dan banyak rejeki"

Kami berdua membuka acara dengan isu tentang toko online yang menjual produk ponsel dengan harga cukup miring dari harga pasaran resmi. Namun ternyata banyak warga net yang tertipu. Sehingga berangkat dari fenomena ini, Bang Krida memberikan saran kepada teman-teman warga net, Sepuluh ponsel pintar dengan spesifikasi yang baik tetapi harganya yang terjangkau.

Lalu, kriteria ponsel pintar yang menjadi acuan harus memiliki beberapa syarat dari Bang Krida yaitu:

a. RAM minimal 3 GB
b. Kamera Selfie (kamera depan) minimal 5 MP
c. Kamera Utama minimal 13 MP
d. Layar minimal 6 inchi

Dan dari syarat tersebut, Bang Krida menghimpun semua ponsel pintar yang telah beredar dan dijual secara resmi di Indonesia, kemudian menyortirnya. Alhasil, terpilihlah 10 ponsel pintar yang akan kita bahas berikut ini. 

Kita akan membahasnya mulai dari harga yang paling terjangkau dengan batas harganya dibawah Rp. 1.500.000,-.  Kemudian kelompok berikutnya dengan harga mulai dari Rp. 1.500.000,- .


Ponsel pintar pertama yang akan kita bahas adalah : Evercoss Terra S6.



Di harga Rp. 1,1 juta-an, ponsel ini telah dilengkapi dengan spesifikasi yg mumpuni di kelas harga ini. Dengan SoC buatan Unisoc SC 9863A.  Unisoc ini sebelumnya bernama Spreadtrum, yang saya sudah kenal. Dan memang pabrikan ini khusus untuk ponsel low budget dengan performa yg bagus. Berlayar HD+ berukuran 6,6 inch dan memiliki RAM 4 GB serta ROM (kapasitas penyimpanan) sebesar 32 GB. Selain itu memiliki baterai yg cukup besar yaitu 5000 mAh. Yang bisa digunakan seharian tanpa perlu khawatir kehabisan daya.  Untuk sisi fotografinya, ponsel ini dilengkapi kamera depan untuk selfie sebesar 8 MP dan kamera utama (kamera belakang) terdiri dari 4 kamera, 1 kamera sebesar 13 MP dan sisanya sebesar 0.3 MP. Desain dari ponsel ini juga menarik dengan gradasi warna yang unik di bagain belakangnya, seperti pancaran cahaya yg keluar dari bagian kamera, cantik sekali. Body ponsel ini terbuat dari bahan polycarbonate sehingga cukup ringan.


Ponsel pintar kedua yang akan kita bahas adalah : ADVAN G9.



Produk ponsel dari pabrikan nomor 1 di Indonesia ini harganya berada pada kisaran Rp. 1,2 juta-an. Dengan menggunakan SoC yang sama dengan Tera S6 yaitu SC9863A, tetapi untuk kapasitas RAM  juga sama yaitu 4 GB namun perbedaannya ada pada kapasitas penyimpanannya yg hanya 32 GB. Layar pun berukuran sama yaitu 6,6 inch, yg masih HD+. Untuk urusan fotografi, ponsel ini memiliki 8 MP untuk kamera selfie dan 13 MP untuk kamera utama yg ditemani 3 buah kamera berukuran 0.3 MP. Baterai yg disematkan juga 5000 mAh yang cukup digunakan untuk aktifitas seharian. Desain dan body ponsel ini pun mirip dengan Tera S6 hanya saja yg membedakan adalah tulisan merknya dan peletakan posisi kameranya. 


Ponsel pintar ketiga adalah : ITEL Vision 1 Plus.



Mendengar merk produk ini terasa asing buat saya, karena baru kali ini mendengarnya. Tetapi Bang Krida memberikan penjelasan bahwa merk ini merupakan "saudara" dari merk Infinix, yg sudah saya kenal sebelumnya. Yang menyasar pasar entry level dengan harga Rp. 1,2 juta-an. Spesifikasi yang ditawarkan pun mirip dengan 2 ponsel sebelumnya, menggunakan SoC yang sama SC9863A. Perbedaan yg mendasar yaitu ukuran layar yg sedikit lebih kecil, 6,5 inch HD+, kapasitas RAM 3 GB dan kapasitas ROM 32 GB. Kemudian beranjak ke sisi fotografi yg disematkan, untuk kamera selfie sebesar 8 MP dan kamera utama sebesar 13 MP yang ditemani kamera kedua sebesar 2 MP untuk foto portrait. Pada bagian pemasok daya kapasitas yg diberikan adalah 5000 mAh, sama seperti 2 ponsel sebelumnya. Sisi desain kali ini ada perbeaan dengan 2 ponsel sebelumnya, yang saya perhatikan kiblatnya  mirip desain iPhone pada peletakan kamera belakangnya dan sudah dilengkapi dengan pemindai sidik jari di bagian belakangnya. Body-nya masih terbuat dari bahan polycarbonate yang cukup solid dengan gradasi warna yang memikat.

Tiga ponsel yang kita obrolin diatas, bisa digunakan untuk PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) saat masa pandemi ini, selain harganya, juga spesifikasinya yang sangat baik. Cocok untuk diberikan ke anak atau keponakan yang masih sekolah. 


Ponsel pintar keempat  adalah : LUNA X Pro.



Nama yg familiar buat saya, merk ini sudah saya kenal sekitar tahun 2018 dan harganya juga cukup premium waktu itu. Tetapi akhir-akhir ini, nama merk tersebut hilang tak lagi terdengar oleh saya. Sehingga ketika Bang Krida menampilkan merk ini didalam daftarnya, saya cukup kaget juga. Dan Bang Krida menjelaskan jika merk ini seri premium dari Evercoss. Dan dipastikan bahwa ponsel ini merupakan keluaran tahun 2020, jadi bukan seri keluaran yg lama. Ponsel ini menggunakan SoC yang berbeda dari ketiga ponsel sebelumnya, yaitu Mediatek Helio P22. Dengan layar HD+ berukuran 6,08 inch, disandingkan dengan kapasitas RAM 4 GB dan kapasitas ROM 32 GB, membuat ponsel ini lebih bertenaga. Tetapi daya yang disematkan hanya 4100 mAh, lebih rendah dari 3 ponsel sebelumnya. Untuk sisi fotografinya, memiliki kamera selfie hanya sebesar 5 MP dan kamera utama sebesar 13 MP ditemani 2 kamera yg masing-masing berukuran 2 MP. Desainnya cukup minimalis dengan warna biru muda dengan logo  LUNA memiliki body keselruhan berbahan polycarbonate.  


Ponsel pintar kelima, yang harganya masih dibawah Rp. 1,5 juta  adalah : Wiko View 4.



Bagi saya nama merk ponsel ini cukup familiar, merk yang berasal dari negara Perancis, sudah masuk ke pasar ponsel tanah air sejak tahun 2016 lalu. Ponsel ini menggunakan SoC  Mediatek Helio A25. Bersanding dengan kapasitas RAM 3 GB dan kapasitas ROM sebesar 64 GB. Daya baterai yg ditanamkan sebesar 5000 mAh. Dari sisi fotografi-nya, ponsel ini memiliki kamera selfie sebesar 8 MP dengan kamera utama sebesar 13 MP yang ditemani 2 kamera  tambahan yang masing-masing sebesar 5 MP untuk ultra wide dan 2 MP untuk bokeh. Ponsel Wiko ini sepertinya menggarap serius sisi fotografinya, dimana merk sebelumnya hanya memiliki kamera portrait sebagai kamera tandemnya. Untuk layarnya menggunakan ukuran 6,52 inch dan masih HD+. Lalu harga yang ditawarkan mulai Rp. 1,4 juta-an.

Demikianlah daftar ponsel pintar yang harganya dibawah Rp. 1,5 juta. Selanjutnya kita akan bahas ponsel yang harganya mulai dari Rp. 1,5 juta-an, namun pasti dari pembaca ada yang bertanya, apakah semua ponsel tersebut bisa memakai kartu Smartfren? 

Menurut Bang Krida, sebagai narasumber, semua ponsel yang ada di dalam daftar itu, sudah mendukung jaringan Smartfren. Sehingga pembaca yang telah menjadi pelanggan setia Smartfren tidak perlu khawatir. Bahkan Smartfren memberikan benefit yang sangat menguntungkan bagi pelanggan yang berlangganan paket Unlimited dan paket Kuota NonStop.

Kenapa bisa seperti itu? Sebab untuk para pelanggan kedua paket tersebut, sejak bulan Januari lalu, Smartfren memberikan benefit yg cukup WOW yaitu Unlimited Extra Malam yang Full Speed tanpa batasan FUP lagi. Menarik bukan?

Maksudnya kalimat tersebut bagaimana ya? 

Begini, benefit tersebut akan otomatis didapatkan bagi pelanggan kedua paket tersebut dengan syarat berlangganan / membeli paketnya pada bulan Januari 2021. Dan tidak berlaku pada pembelian di bulan sebelumnya. Tetapi ketika melakukan perpanjangan atau membeli setelah masa berlaku paketnya berakhir di bulan Januari, maka pada pembelian yg terbaru tadi, benefit akan otomatis ditambahkan. 

Cara memeriksanya cukup menggunakan aplikasi MySmartfren (MySF). Lalu kapan benefit itu bisa dimanfaatkan oleh pelanggan? Benefit akan dapat dimanfaatkan pada jam 01.00 - 05.00 WIB setiap harinya. Dan hal itu otomatis terjadi dari sistem. Tidak akan mengurangi FUP (Unlimited) atau kuota utama (Kuota NosStop). Dengan kecepatan tanpa batas. 

Benefit ini awalnya ditujukan kepada pelanggan yg bekerja di waktu orang lain sudah terlelap, dengan alasan bahwa pada jam-jam tersebut lalu lintas data lebih lengang. Sehingga tidak banyak pengguna yang aktif berinternet. 

Karena itu Smartfen menamakan pelanggannya yang melakukan aktifitas tersebut sebagai pejuang malam. Saya sudah membuktikan sendiri perbedaannya ketika masa Unlimited Extra Malam itu. Dan melakukan kopdar virtual dengan sesama pengguna pada jam tersebut. 

Tetapi untuk kecepatan, memang bervariasi tergantung lokasi dimana pelanggan berada. Mudah-mudahan, pihak Smartfren dapat memberikan penanganan lebih lanjut lagi, sehingga setiap pelanggan bisa memperoleh kenyamanan dan benefit yang kurang lebih sama rata dimanapun mereka berada.

Tetapi ada syarat dasar agar benefit tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal. Syaratnya adalah paket masih dalam masa aktif dan untuk paket Kuota NonStop, kuota utama masih tersedia, tidak kosong. Ketika kuota utama kosong, dapat membeli booster sehingga benefit bisa dimanfaatkan. 

Kapan lagi bisa streaming film tanpa khawatir FUP dan kuota? Atau mau update OS komputer atau ponsel Androidnya? Yuk mari kita coba rasakan. Untuk ulasan lebih lengkapnya silahkan klik pada tautan ini!

Sekarang kita kembali lagi bahas sisa ponsel pintar yang berikutnya, masih ada 5 merk lagi dan pasti akan sangat menarik apalagi spesifikasinya cukup menggiurkan.


Ponsel pintar keenam yang akan kita bahas dengan harga Rp. 1,5 juta-an adalah : Techno Spark 5 Pro.

Merk ponsel ini pun, lagi-lagi saya baru dengar dan dengan sabar Bang Krida memberikan penjelasan kepada saya bahwa merk ini pun masih "saudara" dari Infinix. Sama seperti merk ITEL tadi. Mendengar penjelasan tersebut, saya teringat dengan merk ponsel Oppo, Vivo dan realme, yang juga masih satu grup. Memang dunia per-ponsel-an Tanah Air selalu menjadi arena "pertempuran" yang bergengsi. Karena pasarnya yang sudah tersegmentasi, dan entah kenapa, setiap ada ponsel yang baru rilis, penjualan perdana-nya lewat sistem jual cepat, pasti ludes.



Kembali ke Tecno Spark 5 Pro, ponsel ini dibekali SoC dari Mediatek Helio A25, sama seperti ponsel Wiko tadi. Dengan kapasitas RAM 4 GB dan kapasitas ROM 64 GB. Memiliki layar HD+ berukuran 6,6 inch. Dengan daya baterai 5000 mAh, cukup untuk menemai aktifitas dalam satu hari. Di sisi fotografi, ada yg unik kali ini, desain kamera selfie disematkan di dalam layar, yang istilahnya "punch hole", berbeda dari desain kamera depan ponsel-ponsel sebelumnya yang menggunakan istilah "water drop" atau "drop notch". Hal ini merupakan sisi yg menjadi nilai jualnya. Dengan besaran 8 MP, kamera selfie ini masih masuk kriteria. Lalu untuk kamera utama sebesar 13 MP ditemani dua kamera tambahan masing-masing sebesar 2MP untuk Macro dan bokeh. Sudah disematkan sensor sidik jari pada bagian belakang ponsel yang body-nya terbuat dari polycarbonate. Gradasi warna yg apik, menambah tampilan ponsel ini menarik.


Ponsel pintar ketujuh adalah : Redmi 9A.



Siapa yang tidak kenal merk ponsel Global yg satu ini, merk yg sudah lama wara-wiri di dunia ponsel Tanah Air, yang dulu masih disandingkan nama Xiaomi sebelum kata Redmi, sekarang merk tersebut dipisahkan sesuai dengan segmentasinya, untuk kelas menengah atas, Xiaomi menggunakan merk Mi saja, sedangkan untuk kelas menengah bawah, Xiaomi menggunakan merk Redmi. Sehingga para pengguna dengan mudah membedakannya, baik dari sisi harga juga sisi kualitas dan spesifikasi yang ditawarkan. 

Untuk ponsel Redmi 9A ini, dengan harga mulai Rp. 1,7 juta-an, SoC yang digunakan adalah Mediatek Helio G25, disandingkan dengan kapasitas RAM 3 GB dan kapasitas ROM 32 GB. Lalu daya yg ditanamkan sebesar 5000 mAh. Kemudian disisi fotografi, ponsel ini menyematkan kamera selfie sebesar 5 MP dan kamera utama sebesar 13 MP. Dan hanya satu saja. Melihat kamera yg ditanamkan, sepertinya bukan ponsel fotografi, tetapi cenderung untuk bermain. Karena SoC yang ditanamkan memiliki kode G artinya Gaming. Sehingga desain ponsel ini cukup sederhana tanpa polesan berlebih.


Ponsel pintar kedelapan adalah : Realme C12.  



Merk yang makin dikenal dan mulai merambat naik popularitasnya. Untuk seri C dari merk realme ditujukan untuk kelas pemula atau istilahnya entry level. Menggunakan SoC dari Mediatek Helio G35,  disandingkan dengan kapasitas RAM 3 GB dan kapasitas ROM 32 GB. Daya yang disematkan sedkit lebih besar yaitu 6000 mAh. Dengan bentang layar HD+ berkuran 6,53 inch. Untuk fotografi yang disematkan pada kamera selfie sebesar 5 MP dan kamera utama sebesar 13 MP ditemani kamera tambahan masing-masing sebesar 2 MP untuk B/W (hitam/putih)  dan Portrait. Melihat jenis SoC yg disematkan, peruntukan ponsel ini adalah untuk bermain, namun tidak lupa juga sisi fotografinya yg dipersiapkan dengna baik, sehingga ponsel ini dapat menghasilkan foto yg lebih baik dari ponsel sebelumnya, yaitu Redmi 9A. Dari desain keseluruhan, peletakan posisi kamera yg mirip merk Samsung, begitu pas dengan desain body belakang yang terlihat sederhana, namun pola gradasi warnanya cukup menarik. Masih terbuat dari bahan polyarbonate, ponsel ini dapat dibeli dengan harga mulai dari Rp. 1,7 juta-an. 

Dua ponsel berikut ini khusus untuk para gamer, yang ingin memiliki ponsel dengan prosesor yg kencang tetapi harganya tidak sampai Rp. 2 juta-an. 

Ponsel pintar kesembilan adalah : Redmi 9. 



Dalam daftar kali ini ada 2 seri dari Redmi, dan yang akan dibahas berkut ini adalah seri Redmi 9. Pada level harga mulai Rp. 1,7 juta-an, kita akan memperoleh SoC Mediatek Helio G80, dengan kapasitas RAM 3 GB dan kapaistas ROM 32 GB. Layarnya sudah Full HD dengan ukuran 6,53 inch. Ponsel ini dilihat dari spesifikasinya merupakan ponsel untuk bermain, tetapi melalui sisi fotografinya, ponsel ini menyematkan kamera selfie sebesar 8 MP dan kamera utama 13 MP dengan tambahan 3 kamera lagi, yang masing-masing 8 MP untuk Wide Angle, 5 MP untuk Macro dan 2 MP untuk Portrait. Sehingga untuk hasil fotonya bisa diandalkan dalam media sosial. Desainnya juga berbeda, dilihat dari body bagian belakangnya posisi kamera ditempatkan di sisi tengah bersusun kebawah. dengan sensor sidik jari menjadi satu dalam satu susunan kamera, lalu kamera satu lagi menjadi satu dengan led flash. Selain itu posisi kamera tersebut diberikan aksen melingkar, mirip seperti desain ponsel Motorola, namun hanya gradasi warna saja, body ponsel pun masih terbuat dari polycarbonate. Baterai yg diberikan berdaya 5000 mAh yang menurut Bang Krida lebih dari cukup untuk kegiatan sehari-hari.


Ponsel pintar yang terakhir dan sebagai pamungkas Live IG waktu itu adalah : Infinix HOT 10. 



Sebagai penutup dari LIVE IG bersama Bang Krida dari Teknologue, ponsel ini memiliki harga mulai dari Rp. 1,8 juta-an. Dan paling banyak dicari oleh pengguna. Namun saat ini sudah bisa diperoleh melalui toko daring. Menggunakan SoC Mediatek Helio G70. Disandingkan dengan RAM berkapasitas 4 GB dan ROM yg berkapasitas 64 GB. Memiliki layar HD+ berukuran 6,78 inch. Cukup luas dari ukuran layar ponsel sebelumnya. Sisi fotografi, ponsel ini disematkan kamera selfie berukuran 8 MP dan kamera utama berukuran 13 MP dengan tambahan kamera Macro 2 MP dan kamera Portrait 2 MP. Dan kali ini, spesifkasi kameranya lebih rendah dari ponsel sebelumnya. Lalu yg menarik adalah kamera selfienya sudah menganut desain "punch hole" sama seperti ponsel Tecno Spark 5 Pro pada tulisan sebelumnya. Sehingga desainnya lebih kekinian. Disamping itu desain kamera pada body belakangnya mirip ponsel LUNA  X Pro, bersusun kebawah, hanya saja lebih ramping, lalu  untuk ukuran lednya juga model pipih. Gradasi warna pada bodynya yg terbuat dari polycarbonate, tampak menarik dengan aksen diamond.


Namun, ada pertanyaan dari saya mengenai perbedaan SoC antara Helio G70 dengan Helio G80, kenapa pada Infinix harga lebih mahal dibandingkan Redmi 9? Menurut Bang Krida, SoC Helio G80 merupakan suksesor dari Helio G70 yg lebih lama. Tetapi dilihat dari spesifikasi lainnya, Infinix memberikan kapasitas RAM dan ROM yg lebih besar daripada Redmi 9. Ditambah ukuran layarnya yg lebih memanjang dan kamera selfienya yg kece dengan gaya punch hole.

Sesi Live ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dimana yang mengajukan pertanyaan mendapatkan hadiah berupa voucher data dan 1 buah starter pack Kuota NonStop. Dan semua pertanyaan, diajwab langsung oleh Bang Krida. 

Dalam sesi Live tersebut, Bang Krida, juga memberikan edukasi berdasarkan pengalamannya saat melakukan ulasan terhadap sebuah produk. Bahkan dari ulasan yang diberikan, kesimpulan akhir atau keputusan akhir diserahkan kepada penonton. 

Lagipula, Bang Krida besar karena penonton, jadi selama melakukan ulasan, selalu berdasarkan keinginan dan saran dari penonton. Karena kejujuran atau obyektifitas sangat mempengaruhi penonton. Selain itu, jarang ada Youtuber yg besar dari sebuah Brand. 

Dan pada bagian penutup, saran dari Bang Krida ketika akan membeli sebuah ponsel :

a. Jangan tergiur harga jual dibawah harga pasaran. Karena bisa saja sebuah penipuan.

b. Beli sesuai kebutuhan bukan keinginan. Tahan nafsunya. Selama ponsel masih bagus dan tidak rusak, gunakan saja.

c. Jangan berhutang untuk membeli ponsel, tetapi dengan hasil tabungan. Karena spesifikasi ponsel selalu mengalami perubahan, bisa saja ketika kita beli ponsel saat tabungan sudah cukup mendapatkan spesifikasi yg lebih tinggi daripada ponsel yg waktu itu kita inginkan.


Demikian ulasan mengenai Live IG bersama Krida - Teknologue tentang 10 Smartphone spek hebat harga hemat. Semoga teman-teman selalu sehat dan banyak rejeki.




@ignatiuseddym




Untuk yang ingin mengetahui tentang Paket terbaru dari Smartfren silahkan berkunjung ke situs: https://www.smartfren.com/id/shop/package/prepaid

 
Dan bergabung di Smartfren Community sebagai media penghubung antar pengguna produk Smartfren di akun berikut ini :

IG Nasional : @smartfrencommunity 
IG Regional : @sfcomjakarta

Twitter : @sf_community_
FB : Smartfren Community



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Internetan Happy Bebas Worry

Kokreasi Smartfren bersama UN1TY dan Dari Jendela SMP

Ketika No Drama No Ribet jadi Unlimited